Polisi Ungkap Dugaan Sopir Truk Alami Microsleep dalam Insiden Tabrakan dengan Mobil Rombongan Jurnalis TV One di Tol Pemalang

Posting Komentar

 


Pemalang, Jawa Tengah – Kepolisian mengungkapkan bahwa insiden kecelakaan yang melibatkan truk dan mobil rombongan jurnalis TV One di Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah, diduga disebabkan oleh microsleep, atau kondisi terlelap sesaat yang dialami oleh pengemudi truk.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan diduga mengalami microsleep, yang menyebabkan truk oleng ke kiri hingga menabrak mobil kru TV One yang sedang berhenti di bahu jalan tol.

"Dari hasil pemeriksaan, diduga sopir truk tersebut mengalami microsleep yang menyebabkan truk oleng ke kiri hingga menabrak mobil kru TV One," ujar Artanto, dalam keterangannya yang dikutip dari Tribun Jateng.

Kronologi Kecelakaan

Peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Kamis pagi, sekitar pukul 06.32 WIB, di KM 315+600 A, Tol Pemalang-Batang. Mobil kru TV One yang tengah berhenti di bahu jalan ditabrak oleh truk boks yang tiba-tiba bergerak ke arah kiri.

Menurut Artanto, truk tersebut awalnya berusaha menghindari kendaraan lain yang oleng di depannya, yang diduga menjadi pemicu reaksi tiba-tiba dari sang pengemudi truk. Namun, usaha untuk menghindar justru membuat truk menabrak mobil kru TV One yang sedang berhenti.

"Karena dia berusaha menghindar, akhirnya menabrak kendaraan kru TV One yang sedang parkir di bahu jalan," jelas Kombes Pol Artanto.

Identitas dan Kondisi Korban

Kecelakaan ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, yaitu pengemudi bernama Sunardi serta dua jurnalis TV One, yakni Marwan dan Alwan Syahmidi. Sementara itu, dua jurnalis TV One lainnya, Felicia Amelinda Deqi Priatna dan Geigy Yudhistira, mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Al-Ikhlas Pemalang.

Salah satu korban luka, Felicia Amelinda Deqi, menjelaskan bahwa mobil mereka berhenti di bahu jalan karena hendak membersihkan kaca mobil yang berdebu. Menurut Felicia, mereka harus membersihkan kaca secara manual karena air pada wiper kendaraan tidak berfungsi.

"Mau liputan investigasi, waktu kejadian sebenarnya kita berhenti di bahu jalan. Emang berhenti karena mau ngelap kacanya. Kacanya berdebu dan air di water-nya nggak nyala, jadi harus manual disiram," ungkap Felicia saat memberikan keterangan di Rumah Sakit Al-Ikhlas Pemalang, Kamis (31/10).

Sopir Truk Diperiksa Lebih Lanjut

Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, menyatakan bahwa saat ini sopir truk, yang berinisial J dan merupakan warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tengah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait insiden ini. Penyebab pasti microsleep dan kondisi kelelahan yang dialami oleh pengemudi tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Sementara masih dilakukan pemeriksaan," ujar AKBP Eko Sunaryo, seperti yang dilaporkan oleh Kompas.com.

Pentingnya Kewaspadaan di Jalan Tol

Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan fisik pengemudi dalam perjalanan, terutama di jalur tol yang memungkinkan pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi. Kondisi kelelahan, khususnya yang menyebabkan microsleep atau tidur singkat yang tidak disengaja, dapat sangat berbahaya dan berisiko tinggi memicu kecelakaan.

 

Insiden ini menjadi pelajaran penting bagi para pengemudi, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan jarak jauh atau mengemudi di jalan tol, untuk selalu memastikan kondisi fisik yang prima.

Related Posts

Posting Komentar

Advertisement